Ig. Takatno, S. Pd – PTV : Di Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), berharap Pemerintah Serius memperhatikan Pendidik (Guru) PAUD, Khususnya Guru PAUD non Formal.
Dihari yang bersejarah ini, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai penghormatan terhadap peran penting pendidikan dalam pembangunan bangsa. Hari ini bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan pencapaian, tantangan, dan masa depan pendidikan di Indonesia. Hari Pendidikan Nasional diperingati untuk menghormati, seorang tokoh pendidikan Indonesia yang dikenal sebagai pelopor pendidikan bagi anak-anak pribumi. Peran kunci dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi semua anak-anak Indonesia, tanpa memandang suku, agama, atau status sosial. Hardiknas tahun ini mengusung tema ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’.
Secara umum, guru memiliki berbagai peran yang penting dalam proses pembelajaran dengan siswa, terlebih seorang Pendidik PAUD. Dalam pendidikan Anak Usia Dini merupakan awal Pondasi Anak. Yang mana pembelajaran untuk membangun enam kemampuan fondasi anak yaitu : Mengenal nilai agama dan budi pekerti, Keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi, Kematangan emosi untuk berkegiatan di lingkungan belajar, Kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar, seperti kepemilikan dasar literasi, numerasi, Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri, Pemaknaan terhadap belajar yang positif. Dengan terpenuhinya enam aspek perkembangan anak, maka akan menjadi pondasi yang kuat atau bekal anak sebagai Generasi Emas Bangsa Indonesia mendatang.
Tugas-tugas pendidik PAUD, sama dengan tugas guru-guru lainnya seperti disekolah formal, SD, SMP, SMA, tak lain juga :
Guru sebagai pendidik dan pengajar
Guru sebagai mediator dan fasilitator
Guru sebagai pengelola
Guru sebagai demonstrator
Guru sebagai pembimbing dan motivator
Guru sebagai evaluator
Disisi lain Lembaga PAUD non formal dalam dapodik pun sama, berbagai aplikasi Pendidikan pun juga sama.
Dalam program Merdeka Belajar, guru dituntut untuk lebih aktif sebagai pelopor kesuksesan penerapan program tersebut. Dengan peran-peran guru tersebut, diharapkan guru dapat mewujudkan program Merdeka Belajar dalam proses pembelajarannya.
Melalui Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), berharap Pemerintah Serius memperhatikan Pendidik (Guru) PAUD, Khususnya Guru PAUD non Formal.
Pemerintah harus serius memperhatikan guru PAUD agar mendapatkan kesejahteraan yang layak. Dengan adanya pengakuan kepada lembaga PAUD atau pendidik PAUD, terkhusus pendidikan nonformal. Tidak ada lagi membedakan PAUD formal dan non formal. Karena semua itu tujuannya sama, yaitu mencerdaskan anak bangsa.
Di jaman saat ini masih sangat memprihatinkan, sebagai guru PAUD kesejahteraannya belum tersentuh sepenuhnya dari pemerintah. Rata-rata guru paud menerima honor kisaran 150.000 sd 300.000 /bln , dari sumber sesuai dengan kemampuan sekolah masing-masing.
Harapannya kepada Pemerintah agar guru PAUD mendapatkan hak yang sama, diakui sebagai guru dan bisa mendapat kesempatan yang sama dengan guru formal lainnya agar bisa mengikuti PPG dan mendapatkan tunjangan sertifikasi atau pun bisa diangkat menjadi P3K., seperti guru formal yang honorer di SD, SMP dan SMA diangkat P3K.
Mirisnya saat ini masih dipandang sebelah mata, terkhususnya guru PAUD non Formal. Padahal udah jelas-jelas beban tugas dan tanggungjawabnya sama sebagai guru.